Monthly Archive: August 2019

Tips Mencetak Kartu Nama Ini Jangan Sesekali Diabaikan

Bagi kebanyakan orang, kartu nama memiliki fungsinya sendiri, yang dalam hal ini adalah identifikasi. Tidak mengherankan, beberapa orang penting mencetak sejumlah kartu nama menggunakan layanan yang disediakan oleh mesin cetak. Namun, perlu diingat bahwa dalam proses pencetakan, ada banyak hal yang harus diketahui dan semuanya dirangkum dalam tips cetak kartu nama.

Tanpa mengabaikan tips untuk mencetak kartu nama, secara umum, kartu nama itu sendiri tidak memiliki ukuran atau desain yang dipatenkan. Semua bisa didapat sesuai dengan selera masing-masing. Yang perlu Anda lakukan adalah pergi ke tempat desain dan kemudian Anda dapat meminta penyedia layanan untuk membuat kartu bisnis yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Dalam hal ini, kegiatan negosiasi akan menjadi penting untuk mencapai kesepakatan antara kedua pihak.

Beberapa tips mencetak kartu nama yang harus diketahui

Sebelum memulai dengan proses pencetakan kartu nama, akan lebih baik bagi Anda berdiskusi dengan pencetak atau pemberi jasa desain, Anda juga harus tahu beberapa tips tentang mencetak kartu nama. Ini dilakukan untuk mendapatkan kartu nama sesuai harapan. Berikut ini adalah beberapa tips yang harus Anda ketahui sejak awal.

1. Tentukan ukuran kartu nama

Hal pertama yang perlu diingat ketika mencetak kiat kartu nama adalah mencoba menentukan ukuran kartu nama. Beberapa layanan pencetakan akan memiliki standar masing-masing dan kemudian ditawarkan kepada pelanggan. Sebagai ilustrasi awal, ukuran kartu bisnis ini adalah 90 mm x 55 mm dengan resolusi 1039 piksel x 697 piksel. Desain ini akan membuat layar lebih terlihat jelas.

2. Perhatikan konversi RGB ke CMYK

Ke depan, dalam kiat-kiat pencetakan kartu bisnis ini, Anda juga harus memahami bahwa warna pada komputer akan sangat berbeda dengan warna yang ditemukan pada mesin cetak. Sebagai cara untuk menghindari kekecewaan, disarankan untuk mengubah format dari RGB ke CMYK. Ini karena ada beberapa warna RGB yang tidak memberikan hasil maksimal jika tidak dikonversi ke CMYK atau dalam bentuk cetak.

3. Perhatikan area aman dan area potong cetakan

Istilah “area potong” mengacu pada tepi yang akan sedikit dibatalkan dalam proses pencetakan. Keberadaan tepian ini kemudian akan menjadi ruang tersendiri ketika Anda akan memotong kartu nama ini menjadi beberapa bagian. Secara umum, jarak perdarahan adalah 3 mili hingga 6 mili. Area aman adalah bagian aman yang terkandung di dalam kartu bisnis yang berisi informasi Anda. Dengan memperhatikan tip-tip pencetakan kartu bisnis ini, Anda akan menghasilkan kartu bisnis yang sangat rapi.

4. Jangan lupa menentukan format file

Ketika Anda telah menemukan templat yang menarik untuk digunakan dalam kartu bisnis, dalam kiat-kiat pencetakan kartu bisnis ini, Anda harus memastikan bahwa templat itu sangat mudah diedit. Contohnya adalah format PSD, CDR atau AI. Tidak disarankan untuk memilih format template JPG atau Pdf karena sulit untuk diedit.

Selain beberapa hal yang disebutkan di atas, dalam saran untuk mencetak kartu nama, Anda juga harus memastikan untuk mengonfigurasi format kartu nama sebelum mencetak. Dalam hal ini, baik vertikal maupun horizontal. Anda dapat memilih satu yang sesuai dengan selera Anda. Namun, tren semua kartu nama akan berada dalam posisi horizontal untuk membuatnya terlihat lebih menarik dan elegan.

Source: https://www.graprint.com/